Skip to main content

KISAH HIDUPKU : SANG PENCARI KERJA MULAI TITIK NOL

.
.
Bermula dari saya setelah lulus SMU IPA kemudian mulai kuliah tahun 1999 dan lulus tahun 2003, dengan jurusan teknik mesin di sebuah perguruan tinggi swasta di malang jawa timur dengan ip 3,01 kemudian saya mulai menapak tilas mencari kerja mulai dari mencari lowongan kerja baik lewat dor to dor maupun online.

  • KISAH HIDUPKU : SANG PENCARI KERJA MULAI TITIK NOL


Saya dari tulungagung pergi ke surabaya tahun 2003 setelah lulus dengan penuh harapan mendapat kerjaan, tetapi apa yang saya dapatkan setiap saya pergi dan mampir di perusahaan sambil membawa blangko biodata untuk melamar kerja selalu aja ada penolakan dari perusahaan mulai " maaf tidak ada lowongan kerja.

Kemudian saya tetap semangat dan yakin allah pasti ada bersamaku dan kemudian saya menginap di saudara dari ibuk yang berada dimadura.

Kisah waktu di madura saya hanya menginap juga bantu bulik antar jemput adik ipar perempuan sekolah juga sambil bantu - bantu bulik membersihkan rumah.

Dalam selang waktu saya setiap pagi sekitar jam 08.00 mulailah saya mandi pakai baju rapi serta bersepatu sambil membawa blangko lamaran kerja kemudian saya mulai jalan kaki menuju jalan raya untuk naik angkot menuju pelabuhan, untuk menuju surabaya saya tetap lewat penyeberangan sebab belum ada jembatan kayak sekarang seperti suramadu.

Kemudiam saya naik kapal fery menuju surabaya lumayan lama sekitar 45 menit sampai surabaya dan setelah sampai pelabuhan perak selanjutnya naik angkot sampai menemukan perusahaan.

Setelah turun angkot mulailah saya melamar kerja dari perusahaan ke perusahaan sambil jalan kaki dan sesekali mampir warung sambil minum kopi dan siang sholat dhuhur di masjif sekitar situ, saya lakukan sampai menjelang sore tanpa hasil mulai banyak penolakan dengan alasan tidak ada lowongan kerja, saya berpikir positip mungkin memang betul lowongan kerja makin sulit.

Waktu menjelang sholat ashar saya bergegas sholat dulu kemudian pulang kemadura naik kapal ferry lagi, hal yang membuat saya terhibur waktu perjalanan di dalam kapal tenang sambil melihat lautan.

Akhirnya sore hari sampai madura sudah menjelang magrib kemudian bergegas sholat dan selesai sholat saya bercanda serta curhat sama paklik dan bulik untuk hasil pencarian kerjaku hari ini.

Hari berikutnya saya mulai melihat lowongan kerja lewat koran dan melawar kerja lewat kantor pos dengan surat dan ada pangilan kerja, saya bel tahu kerjaan apa yang saya lamar accounting manajemen dan mulai training dan saya kaget ternyata valuta asing /falas sistem seperti trader dan saya mengundurkan diri belum sempat kerja.

Ini saya lakukan karena tidak sesuai dengan hati nurani saya, lalu saya dipanggil lagi test PT PRIPORT baru tahap 2 kali langsung gagal mungkin kemampuan bahasa inggris saya nol, dan lain waktu test lagi sampai saya tes di PRIPORT seingatku hampir 10 kali selama setahun.

Tahun 2005 saya tetap tinggal di madura untuk terus berusaha mendapat kerja, kemudian ada dari teman paklik menyarankan sekolah pelayaran kemudian saya cobak ikuti sarannya.

Akhirnya saya mulai mendaftar sekolah pelayaran di semarang untuk mengambil ijazah pelayaran selama 6 bulan, selama itu saya kost disemarang sambil sekolah.

Dengan penuh harapan mulailah saya sekolah dan akhirnya mendapat ijazah layar kemudian kembali lagi kemadura.


Waktu berlalu akhirnya saya mulai lagi melamar kerja dipelayaran surabaya mulai PT PAL dan yang lainya dan hanya di PT PAL saya dipanggil untuk mengikuti test, akhirnya saya berangkat dan sampai tepat didepan gerbang saya tidak bisa jalan kaki berat kayak seperti dilem, kemudian cobak saya duduk dipinggir jalan sampai kiranya kaki bisa gerak lagi, sekitar 1 jam kemudian kali mulai bisa digerakan tetapi jam test sudah habis sebab undangan test jam 08.00 saya bisa jalan lagi test udah habis.

Dengan berpikir positip aja saya kembali ke madura tanpa hasil apa-apa kemudian hari berikutnya saya melihat koran sambil lihat lowongan cpns atau yang lainnya ternyata ada lowongan cpns juga pelayaran dan mendaftar keduanya.

Selanjutnya saya ikut test cpns alhasil tidak diterima kemudian ada pangilan dari pelayaran kemudian saya ikut test alhasil diterima.

Dari sini saya mulai bekerja di salah satu perusahaan dan saya ikut berlayar sebagai abk kapal bagian mesin dengan nama kapal Lumintu GT 6000 lumayan besar kapalnya dengan gaji 750.000.

KISAH HIDUPKU : SANG PENCARI KERJA MULAI TITIK NOL

Meskipun kecil tetapi saya berharap nantinya mendapat kerjaan lebih baik, selanjutnya mulai bekerja dan kenalan sama teman - teman kru kapal dan mulai berlayar dari surabaya sampai kupang dalam perjalanan saya dikapal memang sangat berat.

Posisi ruang kerja saya lantai dasar sendiri bersama dengan mesin sekilas kita bisa melihat dari kaca hanya air laut, pekerjaan saya membantu KKM (kepala kamar mesin) setiap hari kesibukan saya hanya dimesin dengan sistem 4 jam kerja 4 jam istirahat.

Saya mulai jaga bersama senior saya mengontrol mesin serta panel listrik, bertujuan semua berjalan sempurna tanpa kendala pada mesin, dan juga apabila ada telp perintah dari nahkoda dianjungan lantai paling atas ruang kemudi untuk naikan rpm mesin senior saya yang jalankan saya hanya mendampingi dan membantu mengotrol kinerja mesin serta nozel - nozel pada mesin.

Perjalanan mulai kekupang sekitar 10 hari perjalanan maklum kapal agak tua dan setelah 4 jam selesai ganti lagi yang jaga, saya mandi,makan sholat dan tidur, tetapi saat perjalanan saya mab*k berat akibat goncangan alun / gelombang yang lumayan besar sampai air laut masuk ke dek kapal, muntah berkali - kali yang saya dapatkan sampai lemas tetapi saya terus isi perut supaya jika muntah ada yang dikeluarkan.

Sebab jika muntah tidak disisi takunya muntah warna kuning ini sangat berbahaya dan sampailah dikupang tampa hambatan, kehidupan kupang banyak perbukitan dan banyak hewan anj*ng atau babi.

Perjalannya selanjutnya menuju bima dengan muatan beras dari bulog yang dibawa dari surabaya tadi, menuju bima menempuh waktu sekitar 6 hari dan sesampai di bima tepat hari raya tahun 2005, suasana dibima adem ayem banyak penduduk islam yang tinggal disana, tempat sholat Idul Fitri berbeda seperti di jawa, biasanya dijawa sholatnya dismasjid sebab banyak masjid besar yang bisa dibuat shoalat, tetapi untuk di bima semua sholat idul fitri dilakukan dilapangan luas samabil beralaskan tikar atau koran yang dibawa masing-masing jemaah, mungkin dari faktor masjid yang tidak cukup menampung jemaah.

Berlayar menuju belawan sumatra


Setelah itu perjalanan menuju surabaya mengambil barang muatan kemudian menuju belawan, waktu perjalanan sekitar 5 hari dari surabaya sesampai belawan saya juga keluar melihat suasana kehidupan masyarakat sekitar sama seperti di jawa pada umumnya.

Setelah bongkar muat barang perrjalanan menuju jakarta sesampai jakarta bongkar muat barang sampai mengisi minyak hitam (seperti solar warna hitam kental) supaya minyak hitam bisa digunakan perlu proses pembakaran dulu menggunakan broiler dalam kapal sehingga minyak bisa cair dan masuk ruang bakar mesin.

Perjalanan menuju papua irian jaya 


Setelah muat barang dari jakarta saya melanjutkan perjalanan menuju papua, dalam perjalanan perlu kerja ekstra sebab kondisi ini sangat membutuhkan energi yang sanga besar dengan ombak laun banda naira begitu besar yang membuat kapal tergoncang hebat.

Dalam perjalan membutuhkan waktu sekitar 10 hari sesampai dekat lautan banda naira kapal tiba -tiba mogok dan ini yang membuat panik kru kapal kemudian abk serta kkm bagian mesin memperbaiki mesin sampai saya membersihkan oli mesin dibawah piston yang besar sekali dan ruang dibawah piston sembit, sambil doa dan rasa takut sebab jika kepencet piston tamatlah saya tetapi saya tidak kwatir karena yakin allah menjaga.

Kerja memperbaiki mesin mulai nozzel baik olie telah di perbaiki tatapi yang rusak ternyata metal poston dan tidak bisa diperbaiki di perjalanan sehingga harus menunggu orang kantor menarik kapal ketepian.

Waktu tunggu jemputan lama sekali sekitar hampir 15 hari, jadi kapal macet ditengah lautan luas dan turunkan jangkar tidak bisa sampai dasar hal ini yang membuat saya resah dan ketakuatan, untuk hiburan saya memancing ikan cumi yang sangat mudah hanya mengunakan kawat lancip sambil dibalut isolatip putih.

memancing dimulai malam hari dan dapat cumi / sontong kemudian digoreng sangat nikmat.

Akhirnya setelah 15 hari jemputan datang para abk deck mempersiapkan tali (majun) untuk mengaitkan dengan kapal penarik dan perjalanan dimulai.

Dalam perjalanan menarik kapal menuju papua membutukan waktu lama banget sekitar 15 hari sebab kapal tidak bisa dengan kecepatan full untuk menghidari beban mesin yang mengakibatkan over head.

Sampailah di papua irian jaya, kemudian saya bergegas keluar merasakan daratan rasa bahagia serta haru atas kejadian yang telah dialami saat di lautan.

Sambil jalan keluar saya ketemu dengan teman lama satu kampung yang menjadi polisi papua , akhirnya saya berbincang - bincang dan memutuskan untuk ikut tinggal dipapua.

Saya pun ketemu kepala kapal dan memberikan surat pengunduran diri kemudian kepala mesin menyetujui.

Langkah selanjutnya dalam mencari kerja saya ikut tinggal / numpang teman saya di perumahan auri angkasa pura papua kebetulan temen saya masih bujang saya berani tinggal ditempatnya.

Mulailah say melamar kerja lagi dari test cpns sampai perusahaan disekitar jayapura, tetapi semua nihil tidak ada yang diterima.

Waktu terus berlalu uang semakin menipis kemudian ada temannya temen saya kebetulan juga polisi akhirnya menawari saya kerja dibengkel motor saya pun langsung iyakan.

Selanjutnya saya mulai bekerja dibengkel gajinya pun sama 750.000 sedangkan harga makanan di sana mahal banget tetapi saya tetap bersyukur masih diberi kesehatan jasmani, iman serta islam.

Hari berganti hari sekitar 1 tahun saya jalani kemudian saya ditawari lagi kerja jadi montir mobil honda saya diterima di salah satu perusahan Harapan Baru dengan gaji 1200.000.

Dengan kehidupan di jayapura begitu berat mulai bahan pokok serta transportasi semakin mahal saya tetap bersabar dan bersyukur mungkin ini cara allah menyayangi saya.

Mulai saya bekerja berangkat jam 7 pagi naik taxi mengapa saya bilang begitu sebab angkot bahasa san taxi, perjalanan setiap hari dari angkasa pura menuju entrop tempat saya kerja sekitar 1 jam lamannya.

Kegiatan saya setiap hari membantu montir memperbaiki mobil khusus merk honda saja dan saya juga merangkap operator komputer memeriksa barang masuk serta keluar spart part mobil.

Selang sekitar tahun 2008 saya memutuskan pulang kampung naik pesawat itupun tiket dibelikan orang tua saya.

Setelah berpamitan dengan teman serta tetangga sekitar saya menuju bandara sentani papua diantarkan teman saya.

Sesampai dibandara menuggu keberangkatan pesawat sekitar 1 jam dan kemudian saya naik pesawat perjalanan menuju surabaya dengan translite ke jakarta dulu sebab jika langsung ke surabaya tikenya pun lumayan mahal dan kalau translite agak murah sedikit sekitar 2400.000.

Suasana dipesawat sangat dingin dan lama perjalanan selama 5 jam, wah sangat bosen dan boring akibat duduk kelamaan tetapi bisa terobati setelah sampai surabaya.

Sesampai surabaya perjalanan lagi menuju tulungagung selama 4 jam menggunakanan bus.

Sesampai dirumah saya bisa bercerita dengan kedua orang tua tentang keadaan saya mencari kerja, tidak apalah semua sudah ada yang mengatur rizki, pati,jodoh serta kehidupan.

Akhiranya saya menganggur lagi sampai menunggu bantu kedua orang tua dirumah dan selang setahun sekitar tahun 2009 ada yang menawari saya sukuan (PTT) pegawai tidak tetap disalah satu instansi dinas pemerintah, saya mulai masuk kerja ikut membantu masalah rekapan dan perhitungan gaji pegawai negeri bahkan saya sampai lembur malam pulang pagi disaat waktu tertentu untuk menyelasikan tugas rekapan yang belum selesai.

Dengan honor saya Rp 50.000 sebulan emang kecil sih tetapi saya tetap berharap ada angkatan, waktu terus berjalan akhirnya menemukan jodoh saya dan tahun 2011 menikah kemudian tahun 2012 saya mulai berfikir untuk menafkahi istri saya tidak cukup kemudian saya mulai mempunyai anak dan memutuskan keluar dari kerjaan.

Kemudian saya kerja seadanya dirumah memelihara ayam kecil - kecilan alhamdulilah hasil sedikit tetapi nyaman dan tenang

Itulah beberapa kisah perjalanan hidup penulis sampai saat ini semoga sebagai gambaran bahwa kehidupan sudah ada yang mengatur allah swt.

Jangan pernah menyerah dengan keadaan yang kita jalani.

Hidupku sang pencari kerja mulai titik nol sabang sampai merauke.

.
.

Comments

Popular posts from this blog

2 Cara Mudah Setel Burung Cucak Ijo

Terapi Kandang Umbaran Untuk Murai Batu Jawara

Ternyata Mandi Sauna Untuk Burung Cucak Ijo Makin Ngacor

Cara Tepat Mengatasi Cucak ijo Didis Di Gantangan

Tips Membuat Burung Cucak Ijo Tampil Nagen

DMCA.com Protection Status